Diterbitkan pada 21 April 2025, 07:00
Untuk mendapatkan maklumat terkini, ikuti kami melalui Telegram DBPMalaysia
Langgan SekarangOleh: Shawn Christien Fabian
Tanah retak, berguguran hiba,
bukit menangis, rumah terdera,
banjir datang tanpa suara,
menghapus jejak, menghilang nestapa.
Air menghilang di tanah gersang,
titik terakhir menunggu hujan,
di bibir rakyat tersisa keluhan,
menanti janji yang masih bertahan.
Darah yang kurang, nyawa bertaruh,
di katil sunyi harapan lumpuh,
tangisan halus memecah malam,
“di mana tangan yang sudi memegang?”
Lampu malam, gelap menjalar,
impian redup dalam kelam,
di kota ini, di desa jauh,
hanya tinggal bayang yang lemah.
Bumi gundah, rakyat resah,
ada doa di dada bersih,
rakyat teguh walau pedih,
menunggu fajar yang lebih kasih.