26 April 2023, 08:55

Untuk mendapatkan maklumat terkini, ikuti kami melalui Telegram

Langgan Sekarang

Awan kelam tidak berhenti,

memaklumi musim tengkujuh,

melaksana kebimbangan

sang pelaut.

 

Tengkujuh lega,

melunaskan dendam,

bumi menadah rasa syukur,

bahang matahari yang memanggang,

kembali dingin menyelimuti siang dan malam.

 

Setiap hari,

semangat pelaut

berkumpul pada jala bakti,

dalam saku semakin menipis,

dia menebarkan doa-doa harapan

agar Tuhan mengirimkan mentari yang dinanti.

Artikel ini ialah © Hakcipta Terpelihara JendelaDBP. Sebarang salinan tanpa kebenaran akan dikenakan tindakan undang-undang.
Buletin JendelaDBP
Inginkan berita dan artikel utama setiap hari terus ke e-mel anda?

Kongsi

Yang Berkaitan

Aksara Puisi

Kaktus Mini

31 Januari 2024, 12:17
Aksara Puisi

Pemotong Rumput

30 Januari 2024, 15:18
Aksara Puisi

Rasa

18 Januari 2024, 10:48
Aksara Puisi

Hidup Ini

15 Januari 2024, 09:50
Aksara Puisi

Penghuni Asing

22 Disember 2023, 11:05
error: Artikel ini ialah Hakcipta Terpelihara JendelaDBP.